Daftar Isi
- 1. Geografi & Iklim Singkawang
- 2. Penduduk & Ketenagakerjaan
- 3. Pendidikan
- 4. Kesehatan
- 5. Ekonomi & PDRB
- 6. Pariwisata & Akomodasi
- Kesimpulan & Tautan
1. Geografi & Iklim Singkawang
Kota Singkawang terletak di antara 0°44'55,85" – 1°1'21,51" Lintang Utara dan 108°51'47,60" – 109°10'19,00" Bujur Timur. Secara administratif, kota ini berbatasan dengan Kabupaten Sambas di utara, Kabupaten Bengkayang di selatan dan timur, serta Laut Natuna di barat.
"Luas Kota Singkawang adalah 550,19 km² atau sekitar 0,37% dari luas Provinsi Kalimantan Barat."
Kota ini terdiri dari 5 kecamatan dan 26 kelurahan. Kecamatan terluas adalah Singkawang Timur (221,82 km²), sedangkan yang terkecil adalah Singkawang Barat (13,68 km²).
Iklim
Berdasarkan data BMKG Stasiun Mempawah, curah hujan tertinggi pada 2024 terjadi di bulan November dan Desember (418,80 mm), sedangkan terendah di bulan Februari (114,50 mm). Jumlah hari hujan terbanyak terjadi pada Agustus, Oktober, dan Desember (31 hari).
| Kecamatan | Luas (km²) | Persentase |
|---|---|---|
| Singkawang Selatan | 207,89 | 37,79% |
| Singkawang Timur | 221,82 | 40,32% |
| Singkawang Utara | 80,38 | 14,61% |
| Singkawang Barat | 13,68 | 2,49% |
| Singkawang Tengah | 26,41 | 4,80% |
2. Penduduk & Ketenagakerjaan
Jumlah penduduk Kota Singkawang pada tahun 2024 mencapai 249.998 jiwa, dengan kepadatan rata-rata 454 jiwa/km². Kecamatan dengan kepadatan tertinggi adalah Singkawang Barat (4.062 jiwa/km²), sementara Singkawang Timur hanya 112 jiwa/km².
Angkatan Kerja
Berdasarkan Sakernas Agustus 2024, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Singkawang sebesar 66,12% dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 7,92%. Jumlah penduduk yang bekerja mencapai 111.726 orang, didominasi oleh sektor jasa (71.114 orang) dan manufaktur (22.692 orang).
- Upah Minimum Kota (UMK) 2024: Rp 2.886.916
- Peserta pelatihan kerja (LKK UKM): 132 orang, didominasi oleh menjahit dan komputer
"Kota Singkawang memiliki rasio jenis kelamin penduduk sebesar 104, artinya ada 104 laki-laki untuk setiap 100 perempuan."
3. Pendidikan
Pada tahun ajaran 2024/2025, jumlah sekolah di Singkawang menunjukkan tren yang stabil. Berikut data jenjang pendidikan dasar dan menengah:
| Jenjang | Sekolah | Guru | Murid |
|---|---|---|---|
| SD (Negeri+Swasta) | 102 | 1.512 | 25.387 |
| SMP (Negeri+Swasta) | 37 | 682 | 11.455 |
| SMA (Negeri+Swasta) | 19 | 379 | 5.744 |
| SMK (Negeri+Swasta) | 10 | 337 | 5.858 |
Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI mencapai 98,51%, SMP/MTs 72,01%, dan SMA/SMK/MA 65,62%. Angka melek huruf penduduk 15+ tahun tercatat 93,11%.
4. Kesehatan
Kota Singkawang memiliki 7 rumah sakit dengan total 1.368 tempat tidur, 10 puskesmas, dan 56 apotek. Jumlah dokter spesialis tercatat 84 orang, dokter umum 71 orang, dan dokter gigi 10 orang.
10 Penyakit Terbanyak (2024)
- Hipertensi esensial – 32.848 kasus
- Infeksi saluran pernapasan atas akut – 30.240 kasus
- Nasofaringitis akut (pilek) – 25.499 kasus
- Diabetes melitus tanpa komplikasi – 13.249 kasus
- Diabetes melitus tipe 2 – 10.577 kasus
- Dispepsia – 9.937 kasus
- Demam tidak spesifik – 7.921 kasus
- Faringitis akut – 7.483 kasus
- Pulpitis – 6.536 kasus
- Demam asal tidak jelas – 6.497 kasus
"Persentase balita dengan gizi buruk di Singkawang pada 2024 sebesar 0,60%, menurun dibanding tahun sebelumnya."
5. Ekonomi & PDRB
Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Singkawang atas dasar harga berlaku pada 2024 mencapai 14,02 triliun rupiah, dengan pertumbuhan ekonomi 5,06%. PDRB per kapita tercatat 56,06 juta rupiah.
Kontribusi Sektor Terbesar (2024)
- Perdagangan Besar & Eceran: 20,66%
- Konstruksi: 16,75%
- Industri Pengolahan: 13,80%
- Pertanian, Kehutanan & Perikanan: 11,02%
Laju pertumbuhan tertinggi dicapai oleh sektor Penyediaan Akomodasi & Makan Minum (10,94%) dan Industri Pengolahan (7,84%).
| Tahun | Inflasi (y-o-y) |
|---|---|
| 2022 | 5,96% |
| 2023 | 1,74% |
| 2024 | 1,57% |
6. Pariwisata & Akomodasi
Singkawang memiliki 63 hotel dengan total 2.402 kamar. Tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang tertinggi terjadi pada Desember (52,97%). Sementara itu, objek wisata favorit adalah Batu Belimbing (137.966 pengunjung), Tanjung Bajau (91.742), dan Pasir Panjang Indah (65.620).
Jumlah wisatawan mancanegara pada 2024 mencapai 14.094 orang, naik signifikan dibanding tahun sebelumnya. Kantor Imigrasi Singkawang menerbitkan 40.718 paspor sepanjang tahun 2024.
"Kota Singkawang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kalimantan Barat dengan kekayaan alam dan budaya Tionghoa yang kental."
Kesimpulan & Tautan Berguna
Kota Singkawang terus menunjukkan perkembangan positif di berbagai sektor. Pertumbuhan ekonomi yang stabil, perbaikan indeks pembangunan manusia (IPM 74,68), serta penurunan angka kemiskinan (4,53%) menjadi kabar baik. Dengan potensi pariwisata dan sumber daya alam yang melimpah, Singkawang siap menjadi salah satu kota andalan di Kalimantan Barat.
Tautan Referensi
- BPS Kota Singkawang – Situs Resmi
- Unduh Publikasi Lengkap (PDF)
- Artikel terkait: Peluang Investasi di Singkawang
Sumber: BPS Kota Singkawang
Publikasi: Kota Singkawang Dalam Angka 2025
Volume 24, 2025
ISSN: 2622-3198
Diskusi & Komentar